Download Program MPLS SD dan SMP Lengkap Tahun 2026 : Rujukan Kegiatan MPLS Ramah untuk Guru dan Sekolah


Program MPLS SD dan SMP Lengkap untuk Menyambut Tahun Ajaran Baru

Memasuki tahun ajaran baru, satuan pendidikan perlu menyiapkan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS secara lebih matang. MPLS bukan lagi sekadar kegiatan penyambutan murid baru, tetapi menjadi momentum penting untuk membangun rasa aman, nyaman, percaya diri, serta budaya positif sejak hari pertama anak masuk sekolah.

Pada tahun 2026, Kemendikdasmen menguatkan konsep MPLS Ramah dengan pesan utama bahwa hari pertama sekolah harus menjadi gerbang kebahagiaan, bukan sumber ketakutan. Pendekatan MPLS diarahkan agar sekolah menjadi ruang penyatuan yang melebur perbedaan, menghapus kecemasan, dan memastikan murid baru merasa diterima sejak awal. (Kemendikdasmen)

Karena itu, guru, wali kelas, kepala sekolah, dan panitia MPLS perlu memiliki perangkat program yang jelas, terstruktur, aplikatif, dan mudah digunakan di sekolah masing-masing.


Apa Itu MPLS Ramah?

MPLS Ramah adalah kegiatan awal bagi murid baru yang menghadirkan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Kegiatan ini menghormati hak setiap anak, memuliakan warga sekolah, serta mendorong sekolah menjadi rumah kedua yang aman dan nyaman bagi semua murid. (Cerdas Berkarakter Kemendikdasmen RI)

Pelaksanaan MPLS Ramah tidak boleh berisi kegiatan yang menakutkan, mempermalukan, membebani, atau mengarah pada perundungan. Sebaliknya, kegiatan harus dirancang agar murid baru mengenal dirinya, mengenal teman, mengenal guru, mengenal lingkungan sekolah, memahami budaya sekolah, serta siap mengikuti pembelajaran dengan lebih percaya diri.


Dasar Penting Pelaksanaan MPLS Tahun 2026

MPLS Ramah 2026 memiliki penguatan regulasi melalui Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Regulasi ini menegaskan larangan terhadap praktik perpeloncoan, kekerasan fisik maupun psikis, pungutan liar, penggunaan atribut yang tidak bernilai edukatif, serta keterlibatan alumni dalam penyelenggaraan MPLS. (Kemendikdasmen)

MPLS dilaksanakan selama 5 hari pada minggu pertama awal tahun ajaran. Kegiatan ini dilakukan oleh sekolah secara inklusif, bebas biaya, dan berorientasi pada pengenalan warga sekolah, lingkungan sekolah, proses pembelajaran, budaya sekolah, serta penguatan karakter murid. (Cerdas Berkarakter Kemendikdasmen RI)


Tujuan Program MPLS SD dan SMP

Program MPLS SD dan SMP disusun untuk membantu sekolah melaksanakan kegiatan awal tahun ajaran secara tertib, ramah anak, dan berdampak nyata. Secara umum, tujuan MPLS adalah:

  1. membantu murid baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah;

  2. mengenalkan guru, tenaga kependidikan, teman sebaya, dan warga sekolah lainnya;

  3. mengenalkan ruang kelas, fasilitas sekolah, tata tertib, budaya belajar, dan kebiasaan positif;

  4. membangun rasa aman, nyaman, percaya diri, dan diterima;

  5. menumbuhkan karakter positif sejak hari pertama sekolah;

  6. mencegah praktik kekerasan, perundungan, senioritas negatif, dan perpeloncoan;

  7. membantu guru mengenali kondisi awal, potensi, minat, bakat, serta kebutuhan murid.

Untuk jenjang SD, MPLS perlu dirancang lebih sederhana, menyenangkan, berbasis bermain, dan berorientasi pada pembentukan kebiasaan dasar. Sementara untuk jenjang SMP, MPLS perlu diarahkan pada penguatan kepercayaan diri, pertemanan sehat, tanggung jawab belajar, literasi digital, serta kesiapan murid menghadapi masa transisi menuju remaja. Hal ini sejalan dengan penekanan Kemendikdasmen bahwa murid SD mulai membangun kebiasaan belajar dan karakter, sedangkan murid SMP perlu didukung untuk membangun kepercayaan diri, memperluas pertemanan, serta cakap dan bijak di ruang digital. (Kemendikdasmen)


Komponen Program MPLS yang Perlu Disiapkan Guru

Agar pelaksanaan MPLS berjalan sistematis, sekolah sebaiknya menyiapkan perangkat berikut:

1. Program Kerja MPLS

Program kerja MPLS berisi latar belakang, dasar hukum, tujuan, sasaran, waktu pelaksanaan, susunan panitia, pembagian tugas, jadwal kegiatan, materi, teknis pelaksanaan, pembiayaan, evaluasi, dan pelaporan.

2. Jadwal Kegiatan MPLS

Jadwal kegiatan perlu disusun secara rinci per hari. Idealnya, jadwal memuat kegiatan pembukaan, pengenalan lingkungan sekolah, pengenalan guru dan tenaga kependidikan, pengenalan budaya sekolah, penguatan karakter, permainan edukatif, refleksi, unjuk karya, dan penutupan.

3. Materi MPLS

Materi utama MPLS menurut rujukan resmi mencakup Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pagi Ceria, sopan dan santun bermedia sosial, serta budaya senyum, salam, sapa, sopan, dan santun. Materi tersebut dapat dikembangkan sesuai kebutuhan sekolah dan karakteristik murid. (Direktorat SMK)

4. Instrumen Pemetaan Murid

Guru dapat menggunakan instrumen sederhana untuk mengenali minat, bakat, gaya belajar, kondisi sosial-emosional, kebiasaan belajar, serta kebutuhan khusus murid. Instrumen ini membantu sekolah memberikan layanan yang lebih tepat sejak awal.

5. Tata Tertib dan Kesepakatan Kelas

MPLS menjadi waktu yang tepat untuk membangun kesepakatan kelas dan budaya sekolah. Kesepakatan sebaiknya dibuat bersama murid, menggunakan bahasa positif, dan tidak hanya berisi larangan.

6. Kegiatan Refleksi dan Unjuk Karya

Pada akhir MPLS, murid dapat diajak membuat refleksi sederhana, poster kelas impian, pohon harapan, kartu cita-cita, peta sekolah, karya kelompok, atau presentasi ringan. Rangkaian MPLS Ramah juga mencakup tahapan sosialisasi, pelaksanaan, pasca-MPLS, pengenalan potensi diri, pengenalan warga sekolah, pengenalan lingkungan sekolah, pengenalan kurikulum, unjuk karya, dan evaluasi. (Cerdas Berkarakter Kemendikdasmen RI)


Contoh Kegiatan MPLS SD

Untuk jenjang SD, kegiatan MPLS sebaiknya singkat, menyenangkan, konkret, dan tidak membuat anak tertekan. Contoh kegiatan yang dapat dilakukan antara lain:

  • menyambut murid di gerbang sekolah dengan senyum, salam, dan sapaan hangat;

  • tur ringan mengenal ruang kelas, toilet, UKS, perpustakaan, lapangan, tempat ibadah, dan ruang guru;

  • permainan mengenal nama teman;

  • menggambar “sekolah impianku”;

  • bernyanyi lagu semangat sekolah;

  • mengenal guru dan wali kelas;

  • latihan antre, izin ke toilet, merapikan alat tulis, dan menjaga kebersihan;

  • membuat pohon harapan bersama;

  • mengenal kebiasaan pagi, berdoa, menyapa, dan menjaga sopan santun;

  • refleksi sederhana: “Hari ini aku senang karena…”.

Kegiatan SD tidak perlu dibuat rumit. Prinsipnya: anak merasa aman, guru mengenal anak, orang tua percaya, dan sekolah memberi kesan pertama yang positif.


Contoh Kegiatan MPLS SMP

Untuk jenjang SMP, kegiatan MPLS dapat dibuat lebih dialogis, kolaboratif, dan menantang secara positif. Contoh kegiatan yang dapat dilakukan antara lain:

  • orientasi lingkungan sekolah dan fasilitas belajar;

  • pengenalan kepala sekolah, guru, wali kelas, BK, tenaga kependidikan, OSIS, dan ekstrakurikuler;

  • diskusi tentang budaya sekolah aman dan nyaman;

  • simulasi anti-perundungan dan cara melapor jika mengalami kekerasan;

  • materi sopan santun bermedia sosial;

  • pengenalan kurikulum dan cara belajar efektif;

  • asesmen minat, bakat, dan kebiasaan belajar;

  • permainan kerja sama tim;

  • membuat komitmen kelas;

  • unjuk karya kelompok tentang “sekolah aman dan nyaman”;

  • refleksi: “Saya ingin menjadi murid SMP yang…”.

Khusus SMP, guru perlu memberi perhatian pada masa transisi murid dari anak-anak menuju remaja. Banyak murid baru mengalami rasa canggung, malu, takut salah, atau khawatir tidak punya teman. Karena itu, MPLS harus menjadi ruang aman untuk membangun kepercayaan diri, bukan ajang menguji mental dengan cara yang keliru.


Hal yang Tidak Boleh Ada dalam MPLS

Sekolah perlu memastikan MPLS bebas dari praktik yang tidak mendidik. Beberapa hal yang harus dihindari antara lain:

  • perpeloncoan dalam bentuk apa pun;

  • kekerasan fisik atau psikis;

  • bentakan, hinaan, ancaman, atau mempermalukan murid;

  • tugas membawa barang aneh yang tidak bernilai edukatif;

  • pungutan liar;

  • senioritas negatif;

  • kegiatan yang membahayakan kesehatan dan keselamatan;

  • atribut yang tidak relevan dengan tujuan pembelajaran;

  • keterlibatan alumni sebagai penyelenggara kegiatan.

MPLS harus dikelola oleh sekolah dengan pendampingan guru. Bila melibatkan murid sebagai pendamping, perannya harus jelas, edukatif, dan berada dalam pengawasan guru.


Mengapa Guru Perlu Mengunduh Program MPLS Ini?

Perangkat Program MPLS SD dan SMP sangat membantu guru agar tidak menyusun semuanya dari nol. Dengan memiliki contoh program yang lengkap, guru dapat lebih mudah menyesuaikan kegiatan dengan kondisi sekolah masing-masing.

Melalui perangkat ini, guru dapat memperoleh gambaran tentang struktur program, jadwal kegiatan, materi, administrasi panitia, contoh kegiatan, serta alur pelaksanaan MPLS yang lebih rapi dan aplikatif.

Program ini cocok digunakan oleh:

  • guru SD;

  • guru SMP;

  • wali kelas;

  • panitia MPLS;

  • wakil kepala sekolah bidang kesiswaan;

  • kepala sekolah;

  • operator atau tim administrasi sekolah;

  • guru BK;

  • pembina OSIS;

  • tim pengembang budaya sekolah.


Download Program MPLS SD dan SMP Lengkap

Bagi Bapak/Ibu guru yang sedang membutuhkan referensi perangkat MPLS, silakan unduh file Program MPLS SD dan SMP melalui tautan berikut:

DOWNLOAD PROGRAM MPLS SD DAN SMP LENGKAP DI SINI

Silakan manfaatkan dokumen tersebut sebagai bahan rujukan, lalu sesuaikan kembali dengan jenjang, karakteristik murid, kondisi sekolah, kalender pendidikan daerah, serta kebijakan satuan pendidikan masing-masing.


Penutup

MPLS yang baik bukan kegiatan yang menakutkan, melelahkan, atau membebani murid baru. MPLS yang baik adalah kegiatan yang membuat murid merasa diterima, dihargai, dan siap belajar di lingkungan barunya.

Dengan Program MPLS SD dan SMP yang lengkap, guru dapat menyusun kegiatan awal tahun ajaran secara lebih terarah, ramah anak, edukatif, dan sesuai semangat MPLS Ramah 2026: Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah.

Mari wujudkan MPLS yang menyenangkan, bebas perundungan, bebas perpeloncoan, dan benar-benar berpihak pada murid.

Silakan bagikan artikel ini kepada rekan guru lainnya agar lebih banyak sekolah dapat menyiapkan MPLS dengan baik.

Posting Komentar untuk "Download Program MPLS SD dan SMP Lengkap Tahun 2026 : Rujukan Kegiatan MPLS Ramah untuk Guru dan Sekolah"